Skip to main content

Hati-hati! Ada Orang Narsistik Di Lingkunganmu, Berikut Ciri-ciri Orang Berkepribadian Narsistik dan Cara Menghadapinya

Foto: Saya Sendiri, ceritanya lagi staycation tetep kerja, hehe.. canda staycation

Pernahkah kamu punya teman yang suka banget menceritakan kelebihan diri, atau bos yang kurang berempati saat kamu terkena masalah? Bisa jadi, teman atau bos kamu adalah seorang yang narsistik. Sebelum baca artikel ini lebih lanjut, yuk follow Blog
Bang Entin dan juga sosial media lainnya.

Narsistik merupakan salah satu gangguan kepribadian. Gangguan kepribadian narsistik adalah suatu kondisi mental di mana seseorang memiliki kecenderungan untuk memiliki rasa kepentingan diri yang berlebihan, kebutuhan akan perhatian yang terus-menerus, kurangnya empati terhadap perasaan orang lain, dan kepercayaan yang berlebihan pada kehebatan pribadi.

Berikut adalah beberapa ciri umum dari individu dengan gangguan kepribadian narsistik:

1. Kesombongan yang Berlebihan

Individu dengan kepribadian narsistik seringkali memiliki pandangan diri yang sangat tinggi dan merasa bahwa mereka lebih unggul daripada orang lain.

2. Perlu Mendapat Perhatian

Mereka membutuhkan perhatian terus-menerus dan memperlihatkan perilaku yang mencari pujian atau pengakuan.

3. Kurang Empati

Kesulitan dalam memahami atau merasakan perasaan orang lain. Mereka cenderung kurang peduli terhadap kebutuhan dan perasaan orang di sekitarnya.

4. Memanfaatkan Orang Lain

Seringkali menggunakan orang lain untuk mencapai tujuan mereka sendiri, tanpa memperdulikan perasaan atau kebutuhan orang lain.

5. Fantasi Kehebatan

Memiliki impian atau fantasi tentang kehebatan, kekuasaan, atau keberhasilan tanpa dasar yang kuat dalam realitas.

6. Sikap Bersaing yang Intens

Selalu merasa perlu bersaing dan menang, bahkan dalam situasi yang seharusnya tidak bersifat kompetitif.

7. Ketidakmampuan Menerima Kritik

Sulit menerima kritik dan sering merasa tersinggung atau marah jika dirinya dianggap salah.

Gangguan kepribadian narsistik dapat menyebabkan masalah dalam hubungan interpersonal dan pekerjaan, karena individu dengan gangguan ini cenderung sulit bekerja sama dan memahami pandangan orang lain. Penting untuk diingat bahwa hanya seorang profesional kesehatan mental yang dapat membuat diagnosis resmi dan memberikan perawatan yang sesuai. Jika Kamu atau seseorang yang Kamu kenal mengalami masalah ini, disarankan untuk mencari bantuan dari seorang ahli psikologi atau psikiater.

Lalu, Bagaimana cara menghadapi orang narsistik?

Menghadapi orang narsistik bisa menjadi tugas yang kompleks dan membutuhkan pendekatan yang hati-hati. Namun, perlu diingat bahwa kamu tidak dapat mengubah kepribadian seseorang atau memaksanya untuk berubah. Orang dengan gangguan kepribadian narsistik mungkin memerlukan bantuan profesional. Berikut saya kutip dari buku Dark Psychology Secrets (oleh: Daniel James Hollin) dan beberapa referensi lainnya, beberapa saran yang mungkin dapat membantu dalam berinteraksi dengan orang narsistik:

1. Buat Batasan

Tetapkan batasan yang jelas dalam hubungan Kamu dengan orang narsistik. Tunjukkan pada mereka bahwa Kamu memiliki hak untuk memiliki ruang dan batasan pribadi.

2. Komunikasi Efektif

Pilih kata-kata dengan hati-hati saat berkomunikasi dan fokus pada fakta daripada perasaan. Jauhi konfrontasi yang berlebihan, dan hindari mengkritik atau menyalahkan.

3. Jaga Keseimbangan Kekuasaan

Hindari memberikan terlalu banyak kekuasaan kepada orang narsistik. Tetaplah teguh pada nilai dan kebutuhan Kamu.

4. Perhatikan Diri Sendiri

Jaga kesehatan mental Kamu sendiri dan kenali batasan Kamu. Jangan ragu untuk mencari dukungan dari teman, keluarga, atau profesional jika Kamu merasa kesulitan.

5. Hindari Manipulasi

Orang narsistik mungkin cenderung manipulatif. Jaga diri Kamu dari upaya manipulasi mereka dan pertahankan kejujuran dalam interaksi.

6. Temukan Cara untuk Berkomunikasi

Bila mungkin, pilih cara komunikasi yang efektif. Tuliskan pesan atau email jika itu lebih nyaman daripada berbicara langsung.

7. Bantu Mereka Mencari Bantuan Profesional

Jika hubungan dengan orang narsistik sangat rumit, atau jika mereka menyadari masalah mereka sendiri, dorong mereka untuk mencari bantuan profesional seperti terapi psikologis.

8. Jangan Bersikap Mengejek atau Memprovokasi

Hindari sikap yang dapat memprovokasi kemarahan atau kebingungan. Bersikaplah dengan tenang dan tegas.

Penting untuk diingat bahwa terkadang, bahkan seringkali orang narsistik memiliki kesadaran diri tentang masalah mereka atau kemauan untuk berubah. Jika hubungan Kamu dengan orang narsistik menyebabkan stres yang berlebihan atau tidak sehat, pertimbangkan untuk mencari bantuan profesional untuk mendukung Kamu melalui situasi tersebut.

Comments

Popular posts from this blog

5 TIPS / CARA MEMBUJUK ORANG TANPA TERLIHAT MEMAKSA

Meyakinkan orang lain bukan soal siapa yang paling keras bicara. Tapi siapa yang paling halus menyentuh logikanya tanpa bikin dia sadar sedang dibujuk. Kita semua pernah ada di posisi ini: Punya ide bagus, niat tulus, atau ajakan yang logis banget tapi orang yang kita ajak justru makin defensif. Padahal, menurut Robert B. Cialdini dalam buku Influence: The Psychology of Persuasion, saat seseorang merasa “dipaksa” bahkan untuk hal yang baik otaknya otomatis aktifkan resistensi. Itu artinya: semakin kita terlihat ingin meyakinkan, semakin besar kemungkinan ditolak. Jadi, kuncinya bukan di kalimat yang rumit, tapi di cara menyampaikannya. Berikut ini 5 strategi halus tapi ampuh, biar kamu bisa membujuk orang tanpa harus maksa, ngegas, atau debat kusir: 1. Ajukan Pertanyaan, Bukan Pernyataan Alih-alih bilang: “Menurutku kamu harus lebih disiplin.” Coba: “Kamu sendiri ngerasa gak sih akhir-akhir ini waktumu kebuang ke mana-mana?” Dalam buku Never Split The Difference karya Chr...

Contoh SK Penetapan Panitia Proktor, Pengawas, dan Teknisi ANBK Tahun 2023

Ilustrasi Contoh SK Penetapan panitia ANBK,  Contoh SK Penetapan Pengawas ANBK,  Contoh SK Penetapan Proktor ANBK,  Contoh SK Penetapan Teknisi ANBK untuk jenjang Sekolah SD, SMP, SMA, SMK dan Madrasah Tahun Pelajaran 2023/2024. Musim Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) akan dimulai pada Bulan Juli s/d Oktober. Dengan waktu yang cukup lama tersebut, Satuan Pendidikan harus benar-benar mempersiapkan berbagai hal yang dapat mempengaruhi nilai Satuan Pendidikan itu sendiri. Agar asesmen dapat terlaksana dengan baik, tentunya dibutuhkan tim yang terdiri dari Kepala Sekolah, Proktor, Pengawas, dan Teknisi. Tim ANBK ini akan diresmikan melalui SK yang ditetapkan oleh Kepala Sekolah/Satuan Pendidikan. SK Penetapan ini juga menjadi syarat untuk Satuan Pendidikan mengikuti ANBK. Disini saya akan membagikan contoh SK Penetapan Panitia dan Tim Pelaksanaan ANBK 2023. KOP SURAT ------------------------------------------------------------------------------------------------------...

Hobi Hunting Foto? Pentingnya Memahami Segitiga Eksposur dalam Fotografi

Ponakan saya Baru punya kamera? Atau punya teman yang punya kamera, terus dia minta kamu fotoin dia? Perlu kamu pahami kalau memotret pakai kamera DSLR atau Mirrorless tidak bisa asal jepret saja. Kamu harus bisa mengatur fokus, angle, dan pencahayaan. Kan sayang kalau yg punya kamera motoin kamu bagus, giliran kamu motoin yang punya kamera hasilnya mengecewakan, huhu.... Oleh karena itu, penting banget buat kamu menguasai yang namanya Segitiga eksposur baik kamu yang punya “kamera bagus”, ataupun nggak punya sekalipun. Segitiga eksposur adalah konsep dasar dalam fotografi yang menggabungkan tiga elemen penting: aperture (bukaan lensa), shutter speed (kecepatan rana), dan ISO (sensitivitas sensor). Pemahaman yang baik tentang segitiga eksposur adalah kunci untuk menghasilkan foto yang diinginkan dalam berbagai kondisi pencahayaan. Mari kita bahas setiap elemen dari segitiga eksposur ini secara lebih mendalam. 1. Aperture (Bukaan Lensa) Aperture mengontrol seberapa banyak cahaya...