Tuesday, October 20, 2015

15 Desember Nanti, Beli SIM Card Ada Aturannya

Pengguna SIM di Indonesia masih terbilang minim, tapi kalau SIM card beda sebaliknya. Anda pasti tahu dong, bedanya SIM (Surat Izin Mengemudi) dengan SIM card (subscriber Identity Module card). Nah, pengguna SIM card di Indonesia sudah melebihi jumlah penduduk di Indonesia. Kasus ini dikarenakan kadang setiap orang memiliki lebih dari satu ponsel dan SIMcard nya mungkin lebih banyak daripada ponselnya.

Oleh karena itu, untuk menertibkan registrasi kartu prabayar, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) dan Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia mengeluarkan kebijakan baru berlaku mulai tanggal 15 desember 2015 nanti.

Kebijakannya adalah, jika ingin membeli kartu prabayar, calon pengguna harus memperlihatkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan registrasi harus dilakukan administrator outlet yang telah memiliki ID dari operator. Jadi, kita tidak bisa sembarangan lagi membeli kartu SIM dan registrasinya asal-asalan.

Sebenarnya pemerintah sudah sejak tahun lalu menginginkan kebijakan tersebut, namun saat itu terkendala pada sistem verifikasi data pelanggan yang belum disepakati pihak mana yang belum menyediakannya. (Via InfoSumbar)

Menurut Rudiantara, kini bukan jamannya lagi perusahaan telekomunikasi mengejar jumlah pelanggan, tetapi harus mulai mendulang pendapatan. Ia memaparkan, saat ini ada 300 juta SIMcard yang terdaftar tapi hanya 160 sampai 170 juta yang unique customer . Jika sistem registrasi diperketat akan makin banyak pelanggan berkualitas. (Via DetikInet)

Dengan kebijakan baru ini juga diharapkan bisa menekan angka pelanggan 'palsu' yang membeli SIMcard untuk sekedar iseng atau bahkan aktifitas kriminal seperti penipuan misalnya. Jadi, nanti kita mungkin tidak akan dapat sms lagi dari "mama" yang minta pulsa saat mereka masuk penjara atau dapat "hadiah ratusan juta" tanpa alasan yang jelas.

3 comments:

Yoga Akbar Sholihin said...

Itu yang Nano kecil amat, Bang. Hahaha.
Syukurlah, akhirnya ada juga peraturan gini. Capek euyyy dikirimin hadiah uang, motor, dan mobil yang penipuan. :(

Samsudin Syamsu said...

Semoga kebijakan tersebut dapat segera terwujud

DedyAkas Website said...

Wah... semoga benar-benar terjadi...
Akan tetapi hal ini juga akan menekan penjualan sim card...