Friday, September 4, 2015

Petai Cina Dimanfaatkan Sebagai Obat Diabetes, Juga Bisa Jadi Obat Kuat Bagi Pria

Sepenggal kisah, Waktu saya masih anak-anak mengaji ke surau, petai ini sempat ngetren dan para santri pada petai cina yang sudah direbus ini dari rumah mereka masing-masing. Tapi sayangnya saya takut mencobanya. Secara, ketika kita mendengar nama petai pasti sangat identik dengan baunya yang tak sedap bagi sebagian besar orang. Oleh karena itu, saya tak pernah mencicipi petai Cina pada waktu itu karena saya takut guru ngaji saya jadi tidak nyaman karena bau mulut saya. :D

Walaupun saya belum pernah mencobanya, tadi saya menemukan beberapa artikel di internet yang membahas tanaman perdu ini. Jadi, tak ada salahnya dong, saya ikut-ikutan mengulasnya.

Dikutip dari Wikipedia, Lamtoro, petai cina, atau petai selong adalah sejenis polong-polongan dari suku Fabaceae, yang kerap digunakan dalam penghijauan lahan atau pencegahan erosi.

Para petani biasanya memanfaatkan tanaman petai cina ini sebagai tanaman pagar atau teduhan, pupuk hijau dan sebagainya. Tumbuhan ini lebih cocok hidup di dataran rendah dengan ketinggian kurang dari 1500 meter. Daun muda dan polong mentah petai cina ini juga bisa dijadikan lalaban. Katanya di Indonesia, petai cina sudah mulai punah karena rentan terhadap serangan hama wereng.

Petai Cina dimanfaatkan sebagai obat diabetes

Lamtoro alias Petai cina ternyata mampu menormalisir fungsi pankreas penghasil hormon insulin. Hormon yang menormalkan kadar gula darah pada tubuh. Oleh karena itulah petai cina digunakan untuk mengobati penyakit diabetes. Sebuah penelitian mengungkap kandungan zat baik yang terkandung dalam petai cina, yakni kalsium dan mineral dengan kadar tinggi. Buah dan juga daunnya seringkali digunakan sebagai obat penyakit mematikan seperti diabetes dan kanker.

Katanya, rasa petai cina ini sedikit manis bercampur dengan rasa pahit. Kandungan dalam buah ini yakni ada protein, vitamin A, vitamin B1, vitamin C, zat besi, lemak, karbohidrat, fosfor, kalsium dan energi. Karena banyaknya zat terkandung yang bermanfaat untuk tubuh tersebut, sehingga petai cina juga bermanfaat untuk mengobati disentri, menyehatkan kulit dan jika anda menderita cacingan, petai cina pun mampu membunuh cacing dalam tubuh anda.

Lalu, bagaimana cara memanfaatkan tumbuhan petai cina sebagai obat diabetes? berikut ini caranya : Ambil buah petai cina secukupnya kemudian digoreng tanpa minyak. Tanpa minyak? Maklum, saya menyimak dari blognya Vauzee tadi. Kemudian tumbuk sampai halus, seduh satu atau dua sendok makan bubuk petai cina dengan air panas. Dan konsumsi secara rutin segelas perhari, disarankan untuk rajin berolahraga serta menjaga asupan makan yang mengandung gula dan makanan/minuman manis lainnya supaya kadar gula pada tubuh tetap terkontrol.

Meningkatkan gairah seks

Petai cina ternyata juga memiliki khasiat untuk mendongkrak keperkasaan pria atau dengan kata lain sebagai obat kuat untuk pria. Khasiat dari petai cina ini akan semakin hebat jika dipadukan dengan bahan lain. Cara membuat ramuannya: Siapkan satu sendok bubuk buah polong petai cina, 1 sendok bubuk merica hitam, 2 butir telur ayam kampung mentah, dan 1 sendok madu. Semua bahan tersebut dicampur dan diaduk hingga merata. Kemudian langsung diminum sampai habis. Katanya, jika ramuan ini sering dikonsumsi, maka pria akan semakin perkasa di atas ranjang. Dengan ramuan ini, anda tidak perlu khawatir akan zat kimia (yang biasanya terdapat pada obat-obatan) yang belum tentu aman bagi kesehatan tubuh.

1 comment:

Isrofi Achmad said...

Di tempat saya petai cina ini sering disebut lamtoro, atau mlanding, buat lalapan makan enak tuh mas.