Tuesday, August 25, 2015

Masihkah Anda Mengkonsumsi Minuman Bersoda? Ketahui Dampak Buruknya

Ketika lagi gerah, soft drink jadi pilihan favorit untuk diminum bagi sebagian orang. Namun, Soft drink atau minuman bersoda memiliki kadar kalori sangat tinggi yang bisa membuat kesehatan jadi terancam. Bahkan lebih buruknya lagi, minuman ini dapat meningkatkan resiko terkena serangan jantung dan stroke.

Jika Anda belum percaya, berikut ini fakta 'mengerikan' mengenai bahayanya jika terlalu sering minum soft drink.

Fakta pertama, hasrat untuk menyantap manisan meningkat.

Setelah meminum minuman bersoda, akan terbesit di pikiran Anda untuk selalu mengkonsumsi lebih banyak lagi makanan yang manis. Dengan begitu, akhirnya pada tubuh Anda akan terisi dengan kadar gula darah yang tinggi sehingga resiko akan penyakit diabetes meningkat.

Fakta kedua, ginjal terganggu.

Minuman bersoda akan mengganggu kinerja ginjal karena adanya zat berbahaya yang disalurkan oleh minuman ini pada bagian ginjal. Oleh karena itu, kinerja ginjal tidak efisien dan akhirnya ginjal akan berhenti berfungsi. Ginjal yang tidak berfungsi dapat menyebabkan Anda berada dekat dengan kematian.

Fakta ketiga, soft drink meningkatkan resiko kanker

Berbagai macam bahan kimia berbahaya seperti formalin kadang ditambahkan ke dalam minuman bersoda sebagaimana beresiko merusak sel-sel tubuh dan menyebabkan kanker. Apalagi jika Anda sering meminumnya, resiko terjangkit kanker akan jauh lebih tinggi.

Fakta keempat, minuman bersoda versus diabetes.

Bagi orang yang sudah gemuk serta memiliki riwayat keluarga diabetes harus menghindari minuman kaya akan gula halus ini. Namun, jika Anda benar-benar ingin meminum soft drink, mengkonsumsinya sebulan sekali sebenarnya tidak masalah, agar memberikan tubuh Anda waktu dalam metabolisme semua gula yang ada di dalamnya.

Fakta kelima, gampang depresi

Dampak buruk lainnya, minuman bersoda dapat menyebabkan perubahan suasana hati, sehingga Anda akan mudah depresi dan tersinggung dalam jangka panjang. Aspartame (pemanis buatan) pada minuman bersoda mengubah komposisi kimia dari otak sehingga menyebabkan suasana hati yang rendah dan mudah depresi.

Fakta keenam, obesitas atau kegemukan

Meminum minuman bersoda secara rutin juga dapat menyebabkan obesitas atau kegemukan. Karena minuman ini mengandung kadar gula yang sangat tinggi sebagaimana mampu meningkatkan berat badan Anda. Oleh karena itu, bagi Anda yang sedang menjalani program diet, tentu minuman ini tidak cocok untuk dikonsumsi. Anda juga harus menyadari berbagai masalah kesehatan yang dapat menyebabkan obesitas.

Fakta ketujuh, minuman bersoda menyebabkan kerapuhan pada tulang

Minuman ringan ini menarik kalsium dari tulang sehingga membuatnya lemah dan rapuh. Asam fosfat yang ditambahkan dalam minuman bersoda membuatnya asam sehingga mengambil kalsium dari tulang. Selain itu, kafein yang ditambahkan ke dalam soft drink juga dapat membuat tulang sulit menyerap kalsium yang pada akhirnya melemahkan tulang.

Fakta terakhir, akhir-akhir ini saya menemukan berita yang relevan dengan minuman bersoda di berbagai media online. Bahwa minuman soda ini ternyata mampu memperbaiki kloset yang tersumbat, bahkan ada juga seorang anak kecil meninggal karena lambung bocor yang disebabkan oleh minuman bersoda.

Maka, begitu nyatanya resiko yang didapatkan karena terlalu sering minum soft drink. Sebenarnya artikel ini bukan bermaksud untuk melarang Anda untuk mengkonsumsinya. Hanya saja, segala sesuatu tentu tidak baik dikonsumsi secara berlebihan, bukan? Jadi, nikmatilah seperlunya saja. Utamakan kesehatan Anda.

No comments: