Friday, July 31, 2015

Peneliti dari Jerman Menemukan Obat untuk Mencegah HIV/AIDS

Berdasarkan data yang diriset oleh WHO, lebih dari 35 juta orang di dunia terkena virus HIV dan kebanyakan dari pengidap adalah tipe-1 (HIV-1). Jika tidak segera diatasi secara medis, HIV bisa menyebabkan penyakit AIDS yang sangat membahayakan nyawa.

Namun, akhir-akhir ini peneliti menemukan obatnya. Yaitu bunga geranium, katanya ekstrak bunga tersebut dapat mengobati HIV/AIDS.

Bunga geranium adalah bunga kecil yang biasanya tumbuh secara bergerombol. Bunga ini tumbuh dengan kelopak yang berwarna ungu, biru, pink atau putih. Selama ini bunga geranium dipercaya dapat mencegah gigitan nyamuk.

Peneliti dari Jerman menemukan bahwa ekstrak tanaman ini bisa mengobati HIV yang mengenai sel manusia. Virus HIV terbagi menjadi 2 jenis yaitu HIV-1 dan HIV-2. Peneliti mengungkapkan bahwa ekstrak bunga geranium baru berpotensi untuk menjadi obat untuk penderita HIV-1.

Penelitian yang dilakukan di German research Centre for Environmental Health, Munich juga menemukan bahwa ekstrak geranium bisa mencegah virus untuk melakukan replikasi jenis baru dari HIV-1 dan melindungi sel kekebalan tubuh serta sel darah dari infeksi virus HIV tersebut.

Katanya bunga Geranium mampu melindungi sel darah dan system imunitas tubuh dari infeksi virus. Dengan kata lain, bunga Geranium mampu mencegah penyebaran HIV ke seluruh tubuh.

Peneliti juga telah melakukan beberapa percobaan klinis demi mengetahui efek dari bunga geranium aman untuk dikonsumsi manusia. Bahkan di Jerman, peneliti telah melegalkan penggunaan ekstrak ini sebagai obat herbal untuk mencegah penyakit HIV.

Ekstrak tanaman ini katanya cukup menjanjikan untuk dipakai sebagai obat melawan HIV-1. Selain itu, tanaman ini juga gampang didapat dan disimpan.

Ekstrak dari Geranium ini cara kerjanya berbeda dari semua obat-obat anti HIV-1 yang sudah digunakan dalam uji secara klinis.

Hal ini menjadikan bunga Geranium sangat penting digunakan dalam pengobatan anti HIV sebagai supplemen. Selain itu penggunaannya dalam pengobatan anti HIV sangat menjanjikan karena tidak butuh sumber daya yang banyak, mudah dikembangkan dan juga tidak memerlukan proses refrigeration atau pendinginan.

Selama ini penyakit HIV/AIDS telah menjadi momok bagi orang di seluruh dunia. Berkat penemuan ini semoga bisa menjadi salah satu titik terang untuk pengembangan obat HIV/AIDS untuk masa yang akan datang.

1 comment:

anggri prasetia said...

Maksudnya untuk mencegah atau untuk mengobati? mencegah dan mengobati itu berbeda, mungkin judulnya harus diganti sedikit mas biar pembaca gak bingung :) Nice Artikel.