Monday, June 15, 2015

Apa yang Harus Dilakukan Jika Sudah Jadi Begadang Holic?

Dari hati kita yang paling dalam, begadang tentu bukan menjadi sesuatu yang sangat tidak diinginkan. Akan tetapi seiring bertambahnya usia, waktu tidur kita terus berkurang. Selain karena faktor usia, kita juga disibukkan dengan tanggung jawab pekerjaan.
Akan tetapi, tidak semua orang begadang karena alasan lembur. Bahwasannya, kebanyakan orang mau begadang untuk melepas suntuk setelah bekerja seharian. Karena saking asyiknya menikmati refreshing sampai larut malam, pada akhirnya terjadilah yang namanya begadang. Dimana harusnya waktu tidur jadi tertunda.
Apa dampaknya jika kita begadang? Tentu kebanyakan berdampak negatif. Waktu tidur yang dikurangi dapat menyebabkan jet lag pada tubuh kita. Jet lag adalah suatu gejala yang menyebabkan kelelahan, kecemasan, kurang konsentrasi, serta detak jantung yang tidak normal. Satu-satunya cara untuk menstabilkan kondisi tubuh kita adalah dengan melunaskan waktu tidur yang tertinggal. Bagi orang dewasa, waktu tidur yang wajar minimal 7 jam sehari.
Dampak yang paling akrab dengan begadang yaitu insomnia. insomnia adalah gangguan dimana pengidap kesulitan untuk mendapatkan tidur yang cukup.
Begadang juga dapat disebabkan oleh pengaruh makanan dan minuman yang terkandung kafein di dalamnya, seperti kopi misalnya.
Setelah itu, apa yang harus dilakukan untuk menghentikan kebiasaan begadang ini?
Yang pertama, cobalah untuk membiasakan diri untuk bangun lebih awal. Mungkin ini akan sangat sulit bagi anda yang sudah terlanjur sering begadang. Akan tetapi jika tidak anda terapkan, maka akan sulit sekali untuk menghentikan kebiasaan ini. Jika anda sudah berhasil melakukannya, cobalah susun rencana untuk menjalani aktivitas sehari-hari dan usahakan untuk mengisi jam-jam kosong anda dengan melakukan berbagai kegiatan. Mungkin anda menyukai olahraga, atau bergabung di sebuah komunitas. Asalkan tidak komunitas tidur saja.
Dengan terisinya waktu pagi sampai sore dengan berbagai kegiatan, badan tentu akan lelah pada malam harinya. Maka itulah saat yang tepat untuk mengistirahatkan jasmani dan rohani.
Namun, siapa sangka semudah itu? Ada satu lagi faktor pemicu keinginan untuk tetap terjaga sampai larut malam, apa lagi kalau bukan gadget. Terutama ponsel yang terbukti benar-benar sulit terpisahkan dari kita. Cobalah untuk mematikan ponsel pada malam hari, atau setidaknya anda bisa memutuskan koneksi jaringan internet dengan cara mengalihkan koneksi ke flight mode.
Mungkin anda akan merasa berat pada saat pertama kali melakukan perubahan jadwal beraktivitas dan istirahat anda, tapi saya yakin bahwa kedua kali dan seterusnya anda pasti akan terbiasa untuk hidup normal dan bebas dari yang namanya begadang. Asalkan anda melakukannya dengan rutin.

No comments: