Tuesday, May 19, 2015

Kebiasaan Blogwalking Ini Ternyata Menyebalkan

Gue bingung, kenapa setiap memasuki jam tengah malam baru kepikiran untuk memulai tulisan. Padahal gue udah ngantuk banget, lho. Tapi kalau dibawa tidur bukannya pikiran jadi tenang malah dikeroyok oleh beribu pikiran. Kamar yang sudah gue gelap-gulitakan mau gak mau gue hidupin lagi lampunya dan kemudian gadget gue nyalakan.

Gue itu tipikal orang yang apalah-apalah.. tadinya pengen bangun mau nulis, pas udah nyalain tablet gue diributin sama notifikasi-notifikasi gak penting macam broadcast message. Karena notifikasi dari game CoC, apapun mood gue tetap harus buka itu permainan. Karena gara-gara permainan ini gue merasa kayak sang pemimpin yang dituntut untuk bertanggung jawab menjaga dan mengelola desa Yasreel (my username) beserta sumberdayanya.

Hampir 2 jam gue blusukan ke desa, nggak terasa udah lewat tengah malam. Badan gue capek, tapi mata masih melek. Lalu gue buka aplikasi Gmail buat nulis, tapi lupa apa yang mau gue tulis tadi. Masuklah gue ke browser Chrome untuk mencari bacaan untuk menambah referensi untuk ditulis.

Akhir-akhir ini gue lagi kecanduan sama yang namanya blogwalking. Bagi yang belum tahu itu apa, blogwalking adalah berkunjung ke blog orang lain dan meninggalkan komentar. Dengan blogwalking, ada beberapa manfaat yang kita dapat. Antara lain menambah wawasan kita, berilaturahmi dengan Blogger lain, mendapatkan teman, dan yang paling disukai blogwalker adalah backlink atau kunjungan balik ke blog kita.

Tapi, sayangnya masih banyak yang tidak mengetahui kesalahan-kesalahan yang dilakukan saat blog walking. Dan gue pun juga sadar kalau dulu-dulu gue sering banget melakukan kesalahan tersebut. Seperti apa kesalahannya? Yaitu meminta follback!

Anda mungkin pernah berkomentar pada suatu artikel di blog orang lain dengan meminta kunjungan balik. Mengharapkannya sih boleh sebenarnya, tapi jangan meminta. Misalnya komentar seperti ini:

A. Mengharapkan
"ooh jadi begitu, ya. Padahal blog aku masih ada yang kurang. Makasih tulisannya, bro. Sukses selalu!"

B. Meminta
"tulisannya mantap, bro. Kunjungi blog gue juga, ya.. www dot contoh dot com"

Jika anda seorang Blogger, komentar mana yang paling anda sukai? Jika anda berkomentar di blog lain, komentar mana biasanya yang anda gunakan? Komentar A atau B?
Nah, kan?!

Jika anda sebagai blogger mendapati komentar seperti contoh A, dijamin anda bakal tambah semangat untuk mengelola blog anda. Selain itu anda akan penasaran sama orang yang sudah ninggalin komentar tadi. Lalu anda akan mengintip profil dan membuka web/blog miliknya. Mungkin anda akan berlangganan pada blognya jika memang konten yang dia berikan memang menarik untuk dinikmati.

Sedangkan jika ada yang berkomentar seperti contoh B pada blog anda, mungkin anda akan merasa blog anda tidak dihargai olehnya. Mungkin saja anda mau mengunjungi balik blognya, tapi hati anda kurang ikhlas karena merasa terpaksa harus berbalas mengunjunginya. Lalu anda cuma "mengisi absen" di kolom komentar blognya. "Blog agan udah ane follow". Kemudian anda pergi dan melupakannya. Logikanya sih begitu.

Jadi buat anda yang hobi blogwalking, berkomentarlah dengan baik dan berikan masukan terhadap konten yang anda komentari tersebut.

Dan satu lagi yang harus anda ingat, jangan suka meminta follback dari orang lain jika anda tidak ingin menjatuhkan harga diri anda sendiri. Jika sudah terlanjur pernah berbuat demikian, hentikan kebiasaan itu dari sekarang. Dan orang-orang akan lupa dengan apa yang sudah kita perbuat sebelumnya. Agar orang lain mau menghargai kita adalah dengan menghargai orang lain.

Di dunia maya ini seharusnya nggak ada paksaan dalam bersosial seperti di dunia nyata. Jika anda sudah mengunjungi dan memfollow blognya namun tidak dikunjungi balik dan follback? Kenapa nggak di unfollow saja? Kecuali anda menyukai konten-konten yang dia posting.

Jadi, berlakulah dengan sukarela dan jangan biasakan memaksakan orang lain untuk menuruti ego anda di dunia maya ini. Mungkin anda bisa saja memaksa orang lain di dunia nyata, namun jika anda lakukan hal itu di dunia maya, orang tak akan segan-segan untuk mencekal/blokir anda.

Demikianlah tulisan gue malam ini, semoga bermanfaat buat anda. Sampai jumpa di postingan selanjutnya! ^_^

5 comments:

Agus Purwantoro said...

banyak orang yg bw di grup grup trus kena jingling, itu bahayanya gan ane aja udah gamau bw lagi takut kena jingling lagi gan

Yasreel Martin said...

Jadi jingling itu resikonya bw, ya? Baru tau saya... =-0

Agus Purwantoro said...

enggga tentu gan, kalau ada user yang usil bisa jadi kena

Indra Kusuma Sejati said...

Sebenarnya membangun sebuah blog yang baik dan benar itu dengan cara blogwalking, walau terkadang kita selalu dihadpkan dengan kenyataan para pelaku yang hanya hanya mencuri perhatian. Pada kenyataannya hal tersedbut tidak membawa manfaat yang baik dalam pergaulan dan terkesan egois, apalagi di mata mesin pencarian google. Namun, bagi kita yang terus mau berusaha dan membangun sebuah komunikasi yang baik dan sehat sebuah blog tidak ada cara yang paling sehat di google hanya dengan cara blogwalking yang benar dan sehat. Kalau resiko jinging itu bisa diatasi ko dengan menerapkan moderasi pada stiap kolom kometar, dan kita bisa menghapusnya. Itu si yang saya ketahui google webmaster yang bisa kita pelajari di sana. Selamat mencoba.

Yasreel Martin said...

Ooh begitu ya, om. Padahal sebelumnya aku benar2 belum tau sama istilah jingling. Dulu aku pikir moderasi komentar itu guna menyaring komentar bernada menghina/menghujat/semacamnya.
Makasih penjelasannya, om :)