Thursday, August 21, 2014

Ngomongin BlackBerry Passport

Kayaknya postingan gue kali ini nggak relevan dengan postingan yg sebelumnya. Tapi nggak bisa gue kelabui diri gue sendiri, gue suka banget sama smartphone nyeleneh buatan BlackBerry ini. Kenapa nggak, smartphone ini benar-benar beda dari yang lain!
Pada waktu pertama kali CEO BlackBerry John Chen memperkenalkan BB Passport, mungkin cukup banyak yang mengernyitkan dahi melihat wujudnya. Justru keunikan itulah yang bisa menjadi keunggulannya dan bikin penasaran.


Penggunaan desain kotak besar yang diusung BlackBerry Passport pun ada alasannya. BlackBerry mengklaim BlackBerry Passport ini cocok untuk pengguna yang membutuhkan perangkat berlayar luas dalam menunjang pekerjaannya.
Melalui blog resminya BlackBerry menyebutkan layar besar Passport akan sangat membantu pengguna yang hobi menulis. Selain itu bentuk tombolnya yang cukup besar diyakini juga memudahkan penulis maupun jurnalis untuk mengetik dengan cepat. Nah, itu makanya gue juga sebagai blogger pengen banget punya BB Passport ini.

Kelebihan layar persegi jumbo Passport juga diklaim membantu pengguna yang berprofesi sebagai arsitek. Karena layar besarnya dapat menampilkan sebuah gambar desain dengan lebih luas. Termasuk juga untuk pemain saham yang bekerja secara mobile.

Ternyata Keyboard fisik BlackBerry Passport juga responsif terhadap sentuhan, jadi usernya bisa punya lebih banyak cara untuk mengontrol smartphone tanpa menggunakan layar sentuh. Dalam postingan blognya juga menjelaskan, BlackBerry Passport mengkombinasikan efisiensi dari keyboard fisik dengan navigasi ala layar sentuh yang menjanjikan peningkatan produktivitas.

Gabungan teknologi itu katanya punya sejumlah keuntungan seperti scrolling yang lebih cepat, kontrol kursor yang lebih intuitif, dan lebih mudah untuk menghapus kata. Wah, keren banget, broh!!

Untuk urusan spesifikasi, BlackBerry Passport mungkin akan disematkan prosesor quad core dari Qualcomm tipe MSM8974 atau yang lebih dikenal sebagai Snapdragon 800, dipadu dengan RAM sebesar 3 GB, kamera 13 MP belakang dan 2 MP kamera depan, dan baterai 3450 mAh. Layarnya? bentang layarnya yang berada di kisaran 4 inch dengan resolusi sebesar 1440x1440 pixel /rasio 1:1.

Hampir semua platform smartphone sudah sejak lama mempunyai asisten virtual-nya. Seperti Apple punya Siri, Google dengan Google Now, dan Cortana milik Microsoft. Tinggal BlackBerry yang rumornya bakal ikutan punya asisten virtual.
BlackBerry Asisstant namanya, akan dirilis bersamaan dengan OS BlackBerry 10.3. Dalam blog resminya BlackBerry memamerkan sejumlah kebolehan BlackBerry Assistant, yang kurang lebih sama seperti asisten virtual di platform lain. 
BlackBerry Assistant bakal bisa diperintah untuk meluncurkan aplikasi, mengirim pesan, dan melakukan panggilan telepon hanya dengan perintah suara. Selain itu, ia juga bisa diperintah untuk melakukan pencarian email, ataupun kalender, atau malah mencari trending topic di Twitter. Dalam mode driving, ia pun bisa diperintah untuk membacakan email yang masuk. Usernya pun bisa meminta BlackBerry Assistant untuk tetap menandai email tersebut dengan label unread.

So, lagi nantiin BlackBerry Passport atau yang lain?

No comments: