Heboh Ramalan Kiamat 21 September, Ini Penjelasan Ilmuwan

Efrain Rodriguez yang mengaku dirinya ‘nabi’ meramalkan akan jatuhnya asteroid raksasa yang menghunjam Puerto Rico antara tanggal 21-28 September mendatang.

Efrain Rodriguez membuat klaim telah menyerahkan hasil pengamatannya akan datangnya asteroid raksasa  yang menyebabkan kehancuran di bumi antara tanggal 21-28 September kepada NASA. Menurut Efran, asteroid tersebut memiliki diameter 2,5 mil dan akan jatuh di Puerto Rico.

kiamat 21 september

Efrain yang memproklamirkan dirinya sebagai ‘nabi’ mengingatkan, bahwa ini adalah tanda kehancuran bumi atau kiamat bagi seluruh kehidupan umat manusia.  Ia meminta seluruh manusia agar bersiap untuk kehancuran bumi ini.
Saya mendapat penglihatan asteroid itu memasuki wilayah udara kota Arecibo di Puerto Rico, menghantam laut antara Pulau Mona dan Mayaguez dan memicu gempa berkekuatan 12 skala Richter,” demikian klaim Efrain Rodriguez seperti dikutip dari media Dream.
Tetapi klaim dan ramalan kiamat yang dikemukakan Efrain dibantah oleh pihak NASA. Tidak ada dasar ilmiah sama sekali dan tidak ada satu bukti pun yang menguatkan pendapat Efran bahwa sebuah benda langit akan menghantam bumi pada akhir September mendatang. Demikian disampaikan oleh Paul Chodas, manajer NASA divisi Near-Earth Object.
Pihak NASA justru mengungkap adanya fenomena Bulan Merah Darah pada 28 September mendatang sebagai tanggal terakhir dari fenomena bulan yang berlangsung 4 kali.
Paul mengatakan bahwa program NASA yang mendeteksi semua asteroid di luar angkasa, tidak ada satu pun benda langit yang terdeteksi mendekati Bumi dalam waktu dekat atau akhir bulan September mendatang, apalagi sampai menabrak Bumi.

Comments

Popular posts from this blog

Karakter Manusia yang Mirip dengan Binatang

Kuota Kenyang Download dari Tri

Paket Data Selular Masih Ada yang UNLIMITED?